Header Ads

TNI Masuk di Sidorejo, Pembina Paguyuban Jatilan Lendah Angkat Suara

Tokoh Seni dan budaya Jadikan Klasik Kwarakan, Tukidi. (Ft. Hislam) 

Kulon Progo (Mediarakyatkita.com) 

PEMBINA Paguyuban Jatilan Klasik Kwarakan, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Tukidi ikut buka suara atas gelaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY. 

Dikatakan Tukidi, gelaran TMMD yang saat ini berlangsung di wilayah Kalurahan Sidorejo sudah mulai menunjukkan hasil positif. Pasalnya, sejak TNI masuk di daerah sasaran TMMD, masyarakat mulai merasakan dampak baiknya. 

Karena itu, Tukidi menyambut baik program TNI masuk desa. Sehingga akselerasi pembangunan di pedesaan bisa segera teratasi. Infrastruktur yang tadinya belum disentuh pemerintah daerah, kini bisa dikerjakan melalui TMMD. 

"Hasil yang bisa langsung dirasakan masyarakat sejak TNI masuk di Kalurahan Sidorejo, ya masyarakat bisa tahu lebih dekat TNI. Siapa itu TNI," ujar Tukidi selalu tokoh Seni dan Budaya Kalurahan Sidorejo, Lendah. 

Dikemukakan bahwa, sebelumnya masyarakat memang mengenal keberadaan TNI sebagai penjaga kedaulatan negara. Tetapi, banyak yang tidak mengetahui jika TNI juga bagian dari masyarakat yang bisa berinteraksi dengan baik, ramah dan lucu. Selama ini, debutnya bahwa masyarakat melihat TNI adalah sosok yang tegas, seram dan menakutkan. 

"Tetapi setelah ada TMMD di tempatnya, akhirnya kita bisa tahu bahwa TNI adalah saudara kita. Kita bisa makan bersama, tinggal satu rumah dan bisa bercanda yang lucu-lucu segala," kisah Tukidi. 

Dengan masuknya TMMD di Sidorejo, sebagai tokoh Seni dan Budaya di daerah ini, mengucapkan terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah. Hal itu ia sampaikan karena program ini membawa banyak manfaat bagi masyarakat. 

Tukidi bersama Linmas Sidorejo dan pengurus Kesenian tradisional Jatilan Kwarakan. (Ft. Hislam) 

"Dampak positif yang bisa langsung dirasakan masyarakat adalah bisa berbaur dengan TNI, bisa berkomunikasi langsung bahkan bisa tinggal satu rumah untuk selama gelaran TMMD berlangsung," sebutnya. 

Setelah TMMD selesai lanjut Tukidi, masih ada lagi dampak positif yang akan dirasakan masyarakat. Dampak positif dimaksud setelah TNI pulang ke satuan masing-masing ialah karya nyata mereka yang dikerjakan untuk masyarakat. 

"Ada pembuatan jalan, talud, jambanisasi, rehab masjid, rehab rumah, sumur bor. Ini karya nyata kasat mata bisa dinikmati masyarakat. Terima kasih TNI dan terima kasih Kodim 0731/Kulin Progo," sebut Tukidi. (Hislami)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.