Wujud Kepedulian Lingkungan, Kalurahan Tamanan Tebar Benih Ikan untuk Pulihkan Ekosistem Sungai
Bantul (mediarakyatkita.com).
--– Pemerintah Kalurahan Tamanan bersama tokoh masyarakat menggelar kegiatan penebaran benih ikan di aliran Sungai Dam Donoloyo hingga Pintu Air Dam Bibis, Padukuhan Grojogan, Selasa:14/7/2026
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan ekosistem sungai sekaligus mendukung keberlanjutan fungsi sumber daya air bagi masyarakat.
Kegiatan diikuti Carik Kalurahan Tamanan Ratri Erfiana, Ulu-Ulu Kalurahan Novia Kusuma Ningrum, staf kalurahan, Bhabinkamtibmas, Dukuh Grojogan, Dukuh Glagah Kidul, serta perwakilan tokoh masyarakat Kampung Donoloyo.
Penebaran benih ikan dilakukan setelah proses normalisasi sungai melalui pengangkatan endapan sedimen dan tanaman liar oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bantul. Langkah tersebut mengembalikan fungsi dam sebagai tampungan air sekaligus mendukung program restocking populasi ikan yang sempat berkurang selama proses pengerukan.
Carik Kalurahan Tamanan, Ratri Erfiana, mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Semoga kegiatan ini dapat terus dilestarikan seiring upaya kita menjaga alam. Benih ikan yang ditebar diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat, baik bagi para pemancing maupun sebagai sarana rekreasi keluarga untuk menikmati keindahan sungai," ujarnya.
Sementara itu, Ulu-Ulu Kalurahan Tamanan, Novia Kusuma Ningrum, mengatakan bahwa aliran sungai tidak hanya berfungsi sebagai sumber irigasi pertanian, tetapi juga memiliki potensi menjadi ruang publik yang memberi manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pemulihan fungsi sungai merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat.
Upaya normalisasi aliran sungai telah lama diperjuangkan oleh Dukuh Grojogan, Roi Hermawan, mengingat sebagian besar warga di wilayah tersebut menggantungkan kebutuhan irigasi dari aliran sungai tersebut.
Ia menjelaskan, kendala utama sebelumnya berkaitan dengan kewenangan pengelolaan. Namun, setelah melalui koordinasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Banguntapan, aspirasi para petani mendapat respons positif dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bantul yang kemudian melakukan pengangkatan sedimen dan tanaman liar penyumbat aliran.
Perwakilan tokoh masyarakat Kampung Donoloyo, Bambang Nurdiansyah, menyampaikan bahwa dirinya telah beberapa kali melakukan penebaran benih ikan secara mandiri. Namun, kali ini kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama dengan Pemerintah Kalurahan Tamanan sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
"Dengan adanya penebaran benih ikan ini, kami berharap masyarakat, termasuk para pemancing, dapat ikut merasakan manfaatnya sekaligus bersama-sama menjaga kelestarian sungai," katanya.
Pemerintah Kalurahan Tamanan menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan fungsi Dam Donoloyo dan Dam Bibis tidak hanya bergantung pada pemerintah maupun Dinas Pekerjaan Umum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Seluruh warga, khususnya para petani yang memanfaatkan aliran sungai, diharapkan turut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan agar fungsi dam sebagai penampung air serta habitat perairan tetap terpelihara secara berkelanjutan.Pungkas:Roi. (Tyo)



Post a Comment