Header Ads

Aster Kasad Tinjau TMMD Reguler 128 di Lendah

Aster Kasad didampingi Wabup Kulon Progo dan Dandim 0731/Kulon Progo meninjau pekerjaan TMMD Reg 128 di Sidorejo, Lendah. 


Kulon Progo, (Mediarakyatkita.com) 

Asisten Teritorial (Aster) Kasad, Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen selaku Ketua Tim Wasev TMMD Reguler ke-128 TA 2026 meninjau langsung program TMMD yang digelar Kodim 0731/Kulon Program di Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Senin, (11/5/2026).


Kehadiran Aster Kasad dan rombongan di lokasi gelaran TMMD dalam rangka pengawasan dan evaluasi (Wasev) pelaksanaan program TMMD Reguler ke-128 di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. 

 

Kedatangan Aster Kasad di lokasi TMMD, disambut oleh Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos, M.Si, M.Sc didampingi Pjs Kasiter Kasrem 072/Pmk Kolonel Czi Catur Witanto, SIP, M.Si, M.Tr. (Han), Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko, A.Md, Pancar Topo Driyo Anggota DPRD Kulon Progo, Paping Aster Kasad Letkol Inf Anjar Ari Wibowo, S.Sos, M.Si, Waaster Kasdam IV/Dip Letkol Inf Gupta Alugoro Koedoes, Dandim 0731/Klp Letkol Inf Dyan Niti Sukma, SIP, M.Han, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, SIK, MH dan Pejabat terkait. 


Wabup Kulon Progo menyampaikan, atas nama Pemkab Kulon Progo, mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim Wasev TMMD beserta rombongan. 


Kehadiran Aster Kasad lanjut Wabup Kulon Progo tentu menjadi penyemangat serta mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. 


"Kami juga menyampaikan bahwa Forkopimda Kulon Progo senantiasa solid dan kompak, semata-mata demi kepentingan masyarakat," ujar Ambar Purwoko. 


Melalui kunjungan ini, masyarakat merasa lebih diperhatikan, dibersamai dan diayomi. Ke depan, Wabup mengajak semua komponen untuk meningkatkan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan. 


"Perlu kami tegaskan kembali bahwa kebersamaan dan sinergi yang terjalin saat ini sepenuhnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat," kata Wabup. 


Sementara itu, Dandim 0731/Kulon Progo dalam paparannya antara lain menyampaikan, latar belakang pemilihan sasaran TMMD di Kalurahan Sidorejo adalah, sasaran jalan merupakan jalur transportasi petani untuk mengangkut hasil pertanian. Selain itu, merupakan jalan utama menuju tempat wisata Kedung Ingas dan Museum Pawukon.


Selain infrastruktur jalan, program TMMD di Sidorejo kata Dandim penyediaan sumur bor. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Ada pula rehab tempat ibadah dan RTLH agar warga memiliki rumah yang layak dan tempat ibadah yang baik. 


"Sasaran fisik lainnya pembuatan jamban sehat untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak," tegas Dandim Kulon Progo. 

 

Di hadapan Aster Kasad, Dandim menyampaikan terkait sasaran fisik berupa rabat beton jalan 1.200 m x 3 m x 0,12 m, talud 175 m x 1,9 m x 0,35 m, rehab Masjid 2 unit dan prasasti 2 unit. Sasaran program unggulan TNI AD berupa RTLH 10 unit, MCK 5 unit dan sumur bor 5 unit.


Sasaran non fisik meliputi Sosialisasi/Penyuluhan Wasbang dan Bela Negara, Narkoba, Kamtibmas, Tata Tertib Hukum dan Cegah Klitih, Penataan dan Pengendalian Sampah untuk Lingkungan Hidup di Masyarakat, Pencegahan penyakit LSD (Lumpy Skin Disease/penyakit kulit) dan penyakit Antrak pada hewan, Kesehatan Masyarakat (Penyakit TBC dan Lapstopirosis dan Penanggulangan Bencana Alam.


Sedangkan Aster Kasad mengatakan bahwa pelaksanaan TMMD ini dapat berjalan dengan tertib, lancar dan memberikan nilai kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat. TMMD juga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sejak awal sejarahnya tidak dapat dipisahkan dari semangat gotong royong.


"Saya berharap dan menghimbau seluruh unsur Forum Pimpinan Daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam menghadapi musim kemarau, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan air bersih," pesannya. 


Ia juga menyampaikan bahwa pemenuhan air harus dilakukan kepada masyarakat serta kebutuhan air untuk sektor pertanian. Diperlukan langkah-langkah nyata dan solusi bersama melalui pemanfaatan sumber daya air yang ada, baik dari aliran sungai maupun optimalisasi sumur bor, sehingga kebutuhan masyarakat dan ketahanan pertanian tetap terjaga dengan baik.


Terkait dengan program pembangunan jembatan dari Presiden Prabowo Subianto, saat ini juga sudah menyebar di seluruh Indonesia. Prioritasnya adalah untuk mempercepat aksesibilitas transportasi darat di wilayah terutama wilayah terpencil guna mendukung pertumbuhan ekonomi, memastikan tidak ada lagi siswa yang menyeberangi sungai dengan risiko tinggi untuk pergi ke sekolah.


Terkait dengan pembangunan RTLH kami juga telah berkolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN guna untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal yang aman, nyaman dan sehat.


Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau lokasi pembuatan sumur bor di Masjid Al Ma'ruf Padukuhan Senden, pembangunan RTLH milik Tupon Padukuhan Diran dan pembangunan talud di Padukuhan Kwarakan. Tujuan pelaksanaan Wasev adalah memastikan sasaran fisik TMMD Reguler dikerjakan sesuai perencanaan dan dapat berjalan dengan lancar. 


Jurnalis : Him

Editor : Hislam

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.