Syawalan Alumni SD Pujokusuman, Merawat Kebersamaan Guyup Rukun Saklawase
YOGYAKARTA — Tawa hangat dan cerita lama kembali mengalir dalam Syawalan dan Temu Kangen Alumni SD Pujokusuman yang digelar di Gedung Juang 45, Jalan Kusumanegara Timur, Yogyakarta, Jumat (27/3/2026). Mengusung tema Guyup Rukun Saklawase, kegiatan ini menjadi ruang temu bagi para alumni yang telah puluhan tahun terpisah oleh kesibukan dan perjalanan hidup masing-masing.
Sejak pagi, satu per satu alumni berdatangan. Mereka saling menyapa, berjabat tangan, hingga larut dalam obrolan nostalgia masa sekolah. Suasana santai dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang acara, mencerminkan eratnya ikatan persahabatan yang terjalin sejak masa kanak-kanak.
Salah satu panitia sekaligus alumni, Emi Suryawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan beberapa angkatan. Menurutnya, jumlah alumni yang tergabung sekitar 60 orang, sementara yang hadir pada acara kali ini sekitar 35 orang, bahkan ada beberapa alumni yang datang tanpa konfirmasi sebelumnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlangsung setiap tahun. Dua tahun terakhir ini bisa terlaksana kembali setelah sempat tidak berkumpul. Ternyata teman-teman masih sangat ingin bertemu. Walaupun usia sudah tidak muda lagi, semangat kebersamaan tetap terasa,” ujar Emi.
Tema Guyup Rukun Saklawase, lanjutnya, dipilih sebagai harapan agar silaturahmi alumni tetap terjaga sepanjang waktu. Selain menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk tetap menjaga semangat hidup, kesehatan, serta kebahagiaan bersama.
Acara dikemas santai tanpa protokoler yang kaku. Para alumni menikmati suasana penuh canda, berbagi cerita kehidupan, serta mengenang masa-masa sekolah yang penuh kenangan.
Sebagai hiburan, panitia menampilkan operet berjudul Ande-Ande Lumut yang dimainkan langsung oleh para alumni. Penampilan tersebut menjadi salah satu momen yang paling mengundang tawa sekaligus menghadirkan pesan moral.
“Pesan dari operet ini sederhana, jangan menilai seseorang dari penampilan saja, tetap rendah hati, dan menjunjung kejujuran dalam kehidupan,” kata Emi.
Ketua Paguyuban Alumni SD Pujokusuman, Arif Efendi, menambahkan bahwa kegiatan syawalan ini telah menjadi agenda rutin tahunan untuk menjaga silaturahmi antar alumni. Ia menyebutkan, komunikasi antar alumni juga tetap terjaga melalui grup WhatsApp yang menjadi wadah berbagi informasi dan kabar sehari-hari.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa tetap sehat, tetap semangat, dan terus menjalin kebersamaan. Persahabatan ini sudah berlangsung puluhan tahun dan mudah-mudahan terus berlanjut,” ujarnya.
Arif juga menegaskan bahwa paguyuban alumni terbuka bagi siapa saja yang pernah bersekolah di lingkungan SD Pujokusuman, baik dari SD Negeri maupun SD IKIP. Sejak dahulu, menurutnya, para siswa sudah terbiasa bermain dan bergaul bersama tanpa sekat.
“Kami tidak membatasi. Semua yang pernah sekolah di lingkungan SD Pujokusuman boleh bergabung. Yang penting silaturahmi tetap terjalin,” tambahnya.
Acara ini juga dihadiri dr. Fita, mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta yang juga merupakan alumni SD Pujokusuman. Kehadiran alumni dari berbagai latar belakang profesi semakin memperkaya suasana kebersamaan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan saling bermaafan sebagai tradisi syawalan usai Ramadan. Para alumni berharap kebersamaan ini terus terjaga dan memberikan semangat baru dalam menjalani kehidupan.
Dengan semangat Guyup Rukun Saklawase, Syawalan dan Temu Kangen Alumni SD Pujokusuman menjadi bukti bahwa persahabatan masa sekolah mampu bertahan lintas waktu, menghadirkan kebahagiaan, serta mempererat tali persaudaraan hingga usia senja. Tutup: Arif (Tyo)

Post a Comment