Header Ads

Buka Puasa Bersama Trah Soebiman Dirjohudoyo di Gedung Juang 45, Momen Silaturahmi dan Syukuran Keluarga



YOGYAKARTA — Keluarga besar Trah Soebiman Dirjohudoyo menggelar acara buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Gedung Juang 45, Jalan Kusumanegara Timur, Yogyakarta, Selasa (24/02/2026).


Momentum Ramadan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota keluarga yang selama ini tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, hingga luar daerah.


Danan Dito, cucu tertua dari trah Soebiman Dirjohudoyo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut.


“Alhamdulillah hari ini bisa berkumpul bersama. Karena keluarga kami berada di lokasi yang berbeda-beda, tidak mudah menentukan waktu untuk bertemu. Momen buka puasa ini menjadi kesempatan yang baik untuk menjalin silaturahmi,” ujarnya.


Ia menjelaskan, buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga momen penuh kebahagiaan karena salah satu cucu ke-9, Aqmal Cahyokumolo, akan menjalani wisuda sebagai lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) dari jurusan Geomatika.


“Sekaligus ini menjadi bentuk rasa syukur keluarga atas capaian Aqmal. Semoga ilmunya bermanfaat dan membawa kebanggaan bagi keluarga,” tambahnya.


Tradisi buka bersama dalam keluarga besar ini memang tidak selalu digelar pada tanggal yang sama setiap tahun, melainkan menyesuaikan waktu yang memungkinkan seluruh anggota keluarga dapat hadir. Tempat pelaksanaannya pun bergantian.


“Yang penting kebersamaan dan silaturahminya tetap terjaga,” jelas Danan.


Selain buka puasa bersama, keluarga besar Trah Soebiman Dirjohudoyo juga memiliki tradisi Syawalan setiap tahun setelah Idulfitri. Kegiatan tersebut menjadi agenda tetap keluarga untuk saling bermaafan serta mempererat hubungan kekerabatan lintas generasi.


Menurut Danan, kebersamaan seperti ini sangat penting bagi generasi penerus agar saling mengenal dan menjaga hubungan kekeluargaan.


“Anak-anak kami mungkin dalam setahun hanya bertemu beberapa kali saja. Dengan adanya acara seperti ini, mereka bisa saling mengenal, bermain bersama, dan membangun rasa persaudaraan,” tuturnya.


Sementara itu, Aris Rahajeng selaku anak tertua dari Trah Soebiman Dirjohudoyo menegaskan pentingnya menjaga tradisi keluarga yang telah diwariskan turun-temurun. Baginya, silaturahmi bukan sekadar berkumpul, tetapi juga memperkuat nilai saling peduli dan saling menolong antaranggota keluarga.


Acara berlangsung penuh keakraban, diwarnai canda dan obrolan hangat antaranggota keluarga. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh keluarga memperoleh keberkahan Ramadan serta ibadah puasa yang dijalankan diterima dan dosa-dosa diampuni. (Satrio)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.